Tiga Santri Al I’tishom Karawang Tuntaskan Hafalan 30 Juz
KARAWANG — Tiga santri Pesantren Al I’tishom Karawang, Rosyid, Syamsir, dan Syahid, berhasil menuntaskan hafalan Al-Qur’an 30 juz. Capaian tersebut menjadi buah dari proses panjang, ketekunan, serta dukungan berbagai pihak dalam pembinaan tahfiz di lingkungan pesantren.
Ketiganya menjalani proses menghafal Al-Qur’an secara bertahap dengan bimbingan para guru. Selain menambah hafalan, para santri juga dituntut untuk menjaga hafalan melalui kegiatan murojaah secara rutin.
Kepala Program SMAI-SMKI Al I’tishom, Dr. Imam Fauji, M.Pd., mengatakan keberhasilan tersebut tidak hanya lahir dari usaha para santri, tetapi merupakan hasil dari ikhtiar bersama yang melibatkan banyak pihak.
“Semua prestasi ini adalah berkat pertolongan Allah, lalu ikhtiar dari semua pihak. Ada unsur pimpinan, guru, orang tua, dan tentunya kesungguhan dari santri,” ujar Imam Fauji.
Menurut Imam, keberhasilan menyelesaikan hafalan 30 juz menunjukkan bahwa pembinaan Al-Qur’an membutuhkan proses yang konsisten. Peran guru dalam membimbing, orang tua dalam memberikan dukungan, serta kesungguhan santri menjadi bagian yang saling melengkapi.
Capaian Rosyid, Syamsir, dan Syahid juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi santri lainnya. Keberhasilan tersebut diharapkan tidak berhenti pada selesainya hafalan, tetapi dilanjutkan dengan menjaga hafalan, memahami kandungan Al-Qur’an, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi Pesantren Al I’tishom Karawang, keberhasilan tiga santri tersebut menjadi bagian dari upaya mencetak generasi yang memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an sekaligus memiliki karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
Hafalan 30 juz bukanlah akhir dari perjalanan. Sebaliknya, capaian tersebut menjadi awal bagi para santri untuk terus menjaga hafalan dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan.
0 1







